Brilio.net - Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran Kabinet Merah Putih tetap menjalankan tugas meski sedang memasuki hari libur. Menurut Prabowo, tugas sebagai pejabat negara memiliki konsekuensi, termasuk tetap bekerja ketika kalender menunjukkan tanggal merah.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung momen Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan hari kerja kabinet.

Prabowo minta pejabat tetap bekerja saat hari libur

 

Prabowo menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia. Ia kemudian mengingatkan bahwa hari besar keagamaan tidak menjadi alasan untuk berhenti memberikan kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

"Juga karena ini adalah Maulid Nabi, kelahiran Rasulullah kita, saya ucapkan selamat kepada seluruh umat Islam di seluruh dunia, juga di mana pun saudara berada. Di hari besar ini kita tetap bekerja," kata Prabowo sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8/2026), dilansir brilio.net dari Liputan6.com, Rabu (26/8/2026).

Ia melanjutkan, pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan lewat doa dan menjalankan kehidupan beragama. Menurut Prabowo, kerja nyata juga dibutuhkan untuk mendorong kemajuan bagi rakyat.

"Karena kita juga menyadari bahwa kewajiban kita sebagai insan yang bertakwa, selain berdoa, selain kita selalu menjunjung tinggi junjungan kita dan agama kita, kita juga harus berkarya, kita harus bekerja keras untuk mengejar kemajuan nyata untuk rakyat kita," sambungnya.

Prabowo sebut Kabinet Merah Putih hampir tak punya tanggal merah

Prabowo hari libur menteri © 2026

Prabowo hari libur menteri
© 2026/YouTube Sekretariat Presiden

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada pejabat dan petugas lapangan yang tetap menjalankan pekerjaan meski hari itu merupakan hari libur.

Ia menilai kondisi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus siap dijalani oleh pejabat negara. Prabowo juga menggambarkan padatnya aktivitas jajaran pemerintah dengan menyebut Kabinet Merah Putih hampir tidak memiliki tanggal merah.

"Terima kasih saudara semua unsur, selamat bekerja. Hari ini hari penting, walaupun libur, walaupun Maulid Nabi kita berjuang untuk rakyat kita. Memang di Kabinet Merah Putih mungkin hampir tidak ada tanggal merah," tuturnya.

Pernyataan itu disampaikan setelah sebelumnya Prabowo menekankan pentingnya kerja dan hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Ia juga meminta seluruh unsur yang hadir tetap menjalankan tugas dalam momentum tersebut.

Menteri yang tak sanggup kerja saat libur dipersilakan mundur

Prabowo hari libur menteri © 2026

Prabowo hari libur menteri
© 2026/YouTube Sekretariat Presiden

Prabowo kemudian menyebut kesiapan bekerja pada hari libur sebagai bagian dari risiko pengabdian seorang pejabat negara. Karena itu, ia meminta pejabat yang berada dalam jajaran pemerintahan siap menerima konsekuensi dari tugas tersebut.

Bahkan, Prabowo mempersilakan menteri yang merasa tidak sanggup mengikuti ritme kerja tersebut untuk meninggalkan jabatannya.

"Dan itu risiko, risiko pengabdian ya. Yang tidak sanggup boleh minggir, banyak yang ingin menggantikan saudara," lanjut Prabowo dalam sambutannya yang diterbitkan laman setneg.go.id pada Selasa (25/8/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Prabowo mengharapkan jajaran kabinet tetap siap menjalankan tugas meski waktunya bertepatan dengan hari libur.

Prabowo hari libur menteri © 2026

Prabowo hari libur menteri
© 2026/YouTube Sekretariat Presiden

Sejumlah pejabat hadir dalam peresmian PLTS

Prabowo hari libur menteri © 2026

Prabowo hari libur menteri
© 2026/YouTube Sekretariat Presiden

Peresmian program PLTS 100 GWp tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah dan pimpinan lembaga terkait. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani.

Hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dari unsur keamanan, acara tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Sejumlah pimpinan perusahaan juga hadir, yakni Direktur Utama PT Pertamina Simon Mantiri dan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo.