Brilio.net - Kabar Ayu Ting Ting pindah dari Depok ke Jakarta Selatan belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Selama ini, Ayu dikenal sebagai salah satu figur yang lekat dengan Depok sehingga kabar tersebut memunculkan berbagai respons dari warganet.

Ayu kemudian memberikan penjelasan melalui video di kanal YouTube Qissyou TV. Ia membenarkan bahwa kini mulai menempati rumahnya di Jakarta, tetapi kepindahan tersebut bukan berarti seluruh kehidupan dan barang-barangnya sudah dipindahkan dari Depok.

Dalam kesempatan yang sama, Ayu juga meminta masyarakat tidak lagi terlalu memperpanjang kabar kepindahannya. Ia mengajak perhatian publik dialihkan kepada persoalan lain yang dinilai lebih penting, termasuk bencana di NTT dan kebakaran hutan di Kalimantan.

Berikut lima hal yang disampaikan Ayu Ting Ting soal kepindahannya dari Depok ke Jakarta dirangkum brilio.net dari YouTube Qissyou TV, Selasa (25/8/2026).

1. Ayu membenarkan sudah mulai tinggal di Jakarta

Setelah kabar kepindahannya ramai di media sosial, Ayu akhirnya memberikan klarifikasi. Ia mengatakan rumah di Jakarta memang sudah dimiliki dan disiapkan sejak lama, tetapi sebelumnya belum ditempati.

Kepindahan itu dilakukan menjelang Bilqis memasuki jenjang SMP. Ayu mengatakan keputusan tersebut memang sudah direncanakan sejak awal.

"Jadi aku tuh pindah pas kemarin Bilqis sebelum sekolah, aku pindah ke Jakarta. Jadi rumah Jakarta itu memang udah ada lama, Qissyou, memang belum sempat ditempatin," ujar Ayu.

Ia kemudian menjelaskan bahwa waktu kepindahan tersebut memang berkaitan dengan pendidikan Bilqis.

"Karena memang niatnya adalah nunggu Bilqis sampai masuk di SMP, gitu. Dan alhamdulillah udah waktunya Bilqis sekolah di SMP, jadi aku mulai menempati rumah itu dan mulai pindah ke rumah Jakarta, gitu," lanjutnya.

2. Rumah di Depok tidak ditinggalkan sepenuhnya

Meski sudah mulai tinggal di Jakarta, Ayu menegaskan bahwa kepindahannya bukan berarti seluruh barang dari rumah di Depok sudah dipindahkan.

Masih ada banyak barang miliknya yang berada di rumah tersebut. Saat pindah, Ayu hanya membawa sejumlah barang yang dianggap penting, terutama perlengkapan Bilqis.

"Tapi nggak yang pindah total gitu. Barang-barang juga masih banyak yang di sini, gitu. Karena kan nggak mungkin dibawa ke sana semua kan, pasti kan banyak banget barang yang harus dibawa. Paling barang-barangnya Bilqis yang penting-penting aja gitu," jelas Ayu.

3. Jarak ke sekolah dan tempat kerja jadi alasan kepindahan

Ayu juga menjelaskan alasan praktis di balik keputusan tersebut. Lokasi rumah di Jakarta membuat jarak menuju tempat kerja dan sekolah Bilqis menjadi lebih dekat.

Sebelumnya, perjalanan dari Depok menuju lokasi aktivitas membutuhkan waktu yang cukup panjang, terutama ketika lalu lintas pagi mulai padat.

"Dan pulang kerja juga jadi lebih dekat, gitu. Dan Bilqis juga sekolahnya jauh lebih dekat. Kenapa pindah ke Jakarta ya itu alasannya, gitu. Supaya lebih dekat," tuturnya.

4. Ayu minta kabar kepindahannya tidak terus diviralkan

Ramainya konten tentang kepindahan dari Depok ke Jakarta ternyata ikut menjadi perhatian Ayu. Ia mengakui bahwa sebagian konten yang dibuat warga memang hanya berupa candaan dan hiburan.

Namun, Ayu merasa pembahasan mengenai kepindahannya sudah cukup ramai. Ia pun meminta perhatian publik tidak berhenti pada topik tersebut.

"Oke warga, sudah cukup sampai di sini ya berita viral tentang gue nih. Karena menurut gue masih banyak berita-berita penting yang harus kalian lihat dan harus kalian notice. Jadi menurut gue cukup sampai di sini," ujar Ayu Ting Ting.

Ia juga kembali menegaskan bahwa kabar tersebut pada awalnya hanya dianggap sebagai hiburan.

"Karena menurut gue ini hanya jokes, ini hanya hiburan semata. Siapapun yang memviralkan ini, menurut gue sudah cukup. Karena masih banyak yang harus kita perhatikan, yang lebih penting yang tadi gue bilang," lanjutnya.

5. Ayu ajak perhatian publik ke bencana di NTT dan Kalimantan

Ayu Ting Ting pindah Jakarta © 2026

Ayu Ting Ting pindah Jakarta
© 2026 / YouTube Qissyou TV

Setelah membahas kabar kepindahannya, Ayu mengingatkan bahwa ada persoalan lain yang menurutnya membutuhkan perhatian. Ia menyampaikan rasa duka kepada korban gempa di NTT dan mengajak masyarakat mendoakan warga yang terdampak.

"Dan di antara berita-berita viral yang sekarang, jangan sampai lupa bahwa negara kita Indonesia sedang berduka dan sedang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja. Jadi aku beserta keluarga dan juga tim Qissyou TV turut berduka cita untuk saudara-saudara kita di NTT yang menjadi korban gempa di beberapa waktu lalu," kata Ayu.

Ayu juga berharap masyarakat di NTT mendapat keselamatan dan bisa segera melewati kondisi tersebut.

"Kita doakan semoga diberikan keselamatan dan ketabahan untuk saudara-saudara kita di sana. Semoga NTT juga cepat membaik dan pulih kembali," tuturnya.

Selain gempa di NTT, Ayu menyinggung kebakaran hutan di Kalimantan. Ia mengatakan kondisi tersebut juga membutuhkan perhatian karena ada warga yang memerlukan sejumlah bantuan.

"Dan juga ada kebakaran hutan di Kalimantan dan total sumber asap diperkirakan mencapai lebih dari 500 titik, gitu. Jadi, bahkan besarnya api telah melintasi batas negara di Indonesia. Jadi saat ini banyak banget warga yang membutuhkan segera bantuan berupa oksigen, obat-obatan, makanan, gitu," ungkap Ayu.

Dari penjelasan tersebut, Ayu membenarkan bahwa dirinya memang mulai tinggal di Jakarta, tetapi tidak sepenuhnya meninggalkan rumah di Depok. Keputusan tersebut terutama berkaitan dengan jarak menuju tempat kerja dan sekolah Bilqis. Di sisi lain, Ayu meminta kabar kepindahannya tidak terus menjadi perhatian utama dan mengajak publik memperhatikan kondisi warga yang terdampak bencana.