Brilio.net - Gunung Semeru masih berada dalam kondisi berisiko akibat aktivitas erupsi dan kawasan hutan yang terdampak kebakaran. Di tengah situasi tersebut, delapan pendaki dilaporkan memasuki kawasan Gunung Semeru melalui jalur Candi Jawar atau Purbakala yang tidak diperuntukkan sebagai jalur pendakian resmi. Satu orang dari rombongan kemudian tertinggal saat perjalanan turun dari puncak dan dilaporkan tersesat, sementara tujuh pendaki lainnya telah diamankan tim gabungan.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram @jejakpendaki pada Selasa (8/9/2026). Dalam unggahan tersebut disebutkan, satu pendaki yang masih dicari diperkirakan berada di sekitar kawasan batas vegetasi, di antara jalur Purbakala dan Arcopodo.
Rombongan berjumlah delapan orang
Masuk melalui jalur Candi Jawar.
pendaki tersesat Semeru
© 2026 /Instagram @jejakpendaki
Menurut informasi yang dibagikan Instagram @jejakpendaki, delapan pendaki tersebut masuk ke kawasan Gunung Semeru melalui jalur Candi Jawar (Purbakala). Jalur tersebut bukan jalur pendakian resmi yang digunakan dalam kondisi normal.
Situasi menjadi semakin berisiko karena Gunung Semeru masih menunjukkan aktivitas erupsi. Selain itu, sebagian kawasan juga terdampak kebakaran hutan yang membuat kondisi medan dan proses pencarian menjadi lebih sulit.
“Di saat Gunung Semeru masih bergejolak akibat aktivitas erupsi dan kebakaran hutan belum sepenuhnya padam, sekelompok pendaki nekat menerobos kawasan yang seharusnya tidak didaki.
Rombongan tersebut diketahui mendaki Gunung Semeru melalui jalur Candi Jawar (Purbakala) secara ilegal dengan total 8 orang,” tulis Instagram @jejakpendaki dalam caption unggahannya, dilansir brilio.net, Rabu (9/9/2026).
Satu pendaki tertinggal saat turun dari puncak.
pendaki tersesat Semeru
© 2026 /Instagram @jejakpendaki
Satu pendaki yang diketahui dari tangkapan layar chat bernama Isa, kemudian dilaporkan terpisah dari rombongan ketika turun dari puncak. Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang diunggah Instagram @jejakpendaki, Isa menghubungi seseorang dan mengabarkan dirinya tersesat di kawasan batas vegetasi.
“Tersesat aku nek daerah batas vegetasi antara via purbakala - arcopodo nek antarane kui, (Aku tersesat di daerah batas vegetasi antara jalur Purbakala dan Arcopodo, di antara kedua jalur itu)” tulis Isa dalam percakapan tersebut.
Pendaki meminta bantuan pencarian menggunakan drone
Isa mengaku masih berada di area batas vegetasi.
Dalam percakapan yang dibagikan Instagram @jejakpendaki, Isa juga meminta agar pencarian dilakukan menggunakan drone. Ia menyebut dirinya berada di area tersebut dan berusaha memberikan petunjuk lokasi agar lebih mudah ditemukan.
“Tulong kon golek ii gawe dron aku ngibarne sarung ijo banyu ku entek aku gung mlebu hutan panggah nek area batas vegetasi, oleh tengah tengah lek ko kidul via purbakala lek teko lor arcopodo (tulung cari pakai drone, aku mengibarkan sarung hijau, airku habis, aku belum masuk hutan, masih di area batas vegetasi, di area tengah-tengah kalau dari selatan via purbakala, kalau dari utara arcopodo),” tulisnya.
Baterai ponsel dan logistik mulai menipis.
Isa kemudian menjelaskan dirinya tertinggal karena salah mengambil jalur ketika turun dari puncak. Ia awalnya melihat rombongan yang lain, tetapi kemudian tidak lagi menemukan keberadaan teman-temannya.
“Aku keri mergo salah dalam pas medun teko puncak nyawang cah cah nek ndi gak ketokk tibak e aku nyasar ke ngalor e lek ku jupuk jalur, banyku ntekk. HP seng tak gawe ndelok GPX batrene ntekk, logistik kari kurmo saitik iki gak wani obah aku ngenteni oleh banyu” (Aku tertinggal karena salah jalan saat turun dari puncak, melihat teman-teman tidak kelihatan ada di mana, ternyata aku tersesat ke arah utara saat mengambil jalur, airku habis. HP yang aku pakai buat lihat GPS baterainya habis, logistik tinggal kurma sedikit, ini aku tidak berani bergerak, aku menunggu sampai dapat air),” tulis Isa.
Diminta tidak berpindah lokasi
Penerima pesan meminta Isa bertahan di tempat.
Orang yang menerima pesan kemudian meminta nomor telepon teman Isa yang ikut dalam rombongan. Ia juga mengingatkan Isa agar tidak berpindah dari lokasi karena sejumlah kawasan lain dinilai berbahaya.
“Ojo nyang umpak songo lurus ikut curang malang. Soale iku enek jurang karo sarang macan (Jangan ke Umpak Songo lurus mengikuti jurang/tebing Malang. Soalnya di situ ada jurang dan sarang macan),” balas si penerima pesan pada Isa.
pendaki tersesat Semeru
© 2026 /Instagram @jejakpendaki
Tujuh pendaki telah diamankan
pendaki tersesat Semeru
© 2026 /Instagram @jejakpendaki
Satu orang masih dalam pencarian.
Informasi yang dibagikan Instagram @jejakpendaki menyebutkan tujuh pendaki dari total delapan orang telah berhasil diamankan oleh tim gabungan. Sementara itu, pencarian terhadap satu pendaki yang masih tertinggal terus dilakukan, bahkan saat berita ini ditulis.
Lokasi yang menjadi perhatian pencarian berada di sekitar titik awal laporan diterima, yakni kawasan batas vegetasi antara jalur Purbakala dan Arcopodo.
Kondisi medan menambah risiko pencarian.
Aktivitas Gunung Semeru yang masih berlangsung menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam proses pencarian. Kondisi kawasan yang sebelumnya terdampak kebakaran juga dapat memengaruhi keamanan medan bagi tim penyelamat.
Hingga informasi tersebut disampaikan, satu pendaki masih dalam pencarian. Kondisi medan dan aktivitas Gunung Semeru membuat proses pencarian perlu dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan tim gabungan sekaligus kondisi pendaki yang masih berada di kawasan tersebut.
Masyarakat juga diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai keberadaan pendaki maupun proses pencarian. Informasi mengenai perkembangan operasi sebaiknya merujuk pada keterangan dari pihak berwenang atau tim yang terlibat langsung di lapangan.
FAQ
1. Berapa jumlah pendaki yang masuk ke Gunung Semeru?
Rombongan tersebut berjumlah delapan orang. Tujuh pendaki telah diamankan, sedangkan satu pendaki masih dalam pencarian.
2. Di mana pendaki yang masih dicari terakhir kali dilaporkan berada?
Pendaki bernama Isa dilaporkan berada di sekitar kawasan batas vegetasi antara jalur Purbakala dan Arcopodo. Ia menyebut masih berada di area tersebut dan meminta bantuan pencarian menggunakan drone.
3. Mengapa pencarian pendaki menjadi berisiko?
Gunung Semeru masih mengalami aktivitas erupsi dan sejumlah kawasan terdampak kebakaran. Kondisi tersebut membuat medan pencarian memiliki risiko bagi pendaki maupun tim yang melakukan evakuasi.
Recommended By Editor
- Dua pendaki mandi pakai sabun di Mata Air Qolbu Argopuro, ngeyel diingatkan padahal ada papan larangan
- 100 Kata-kata bijak pendaki gunung, inspiratif dan memotivasi
- Ditonton 107,5 juta kali, momen kocak pendaki gendong temannya turun gunung ini endingnya bikin syok
- Bocoran dapur porter Rinjani: Ini cara dapat makanan “hotel bintang 5” selama mendaki & kisaran harga
- Imbas dua turis jatuh, jalur pendakian Pelawangan Sembalun Gunung Rinjani ditutup sementara





