Brilio.net - Tragedi memilukan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin malam, 27 April 2026. Kecelakaan ini melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line tujuan Cikarang dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek. Peristiwa bermula ketika KRL sedang berhenti di stasiun tersebut lantaran beberapa waktu sebelumnya ada taksi yang tertabrak KRL, namun secara tiba-tiba bagian belakangnya yang merupakan gerbong khusus perempuan ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek.
Dampak dari benturan keras tersebut mengakibatkan belasan orang kehilangan nyawa dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka. Hingga Selasa (28/4/2026) siang, tercatat korban meninggal dunia mencapai 15 orang berdasarkan keterangan Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Martinus Ginting di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri (RS Polri). Jumlah ini bertambah dari data sebelumnya dikabarkan 14 orang oleh pihak KAI. Sementara itu, 10 jenazah masih dalam penanganan identifikasi di RS Polri Kramat Jati.
Tim Alice Norin Menjadi Korban di Lokasi Kejadian
Di antara banyaknya penumpang yang terdampak, aktris Alice Norin mengonfirmasi bahwa salah satu anggota timnya berada di dalam rangkaian kereta tersebut. Melalui media sosial pribadinya, Alice membagikan detail mengenai situasi yang dialami karyawannya saat kecelakaan terjadi.
Berdasarkan pesan singkat yang diterima Alice, kondisi di lapangan sangat mencekam.
"Shofi kecelakaan. Dia bilang keretanya kegencet, dia kelempar keluar," demikian isi pesan yang diunggah Alice Norin untuk menggambarkan situasi saat benturan terjadi, dikutip brilio.net dari Instagram @alicenorin, Selasa (28/4/2026).
Ternyata, musibah tidak datang sendirian bagi sang aktris. Selain insiden kereta api, ada anggota timnya yang lain yang juga mengalami kecelakaan di tempat berbeda.
"Dalam semalam, dapat berita 2 teamku ngalamin kecelakaan; yang satu jadi korban kecelakaan di krl bekasi & satunya lagi tabrakan ojol," ungkap Alice melalui keterangan tertulisnya.
Karyawan Alice Norin kecelakaan KRL Bekasi
© 2026/Instagram @alicenorin
Kondisi Kesehatan dan Proses Pemulihan
Meskipun mengalami kejadian yang sangat ekstrem, kedua anggota tim Alice Norin tersebut dilaporkan dalam keadaan stabil. Alice memberikan kabar terbaru mengenai kondisi fisik mereka yang saat ini masih ditangani secara medis untuk memastikan tidak ada luka dalam yang fatal.
"Keduanya alhamdulillah gak ada patah tapi masih dalam proses observasi & pemulihan," ungkap Alice.
Ia menjelaskan bahwa tahap observasi sangat penting dilakukan mengingat kerasnya benturan yang dialami korban.
Sebagai bentuk dukungan, Alice juga mengajak pengikutnya di media sosial untuk memberikan simpati bagi para stafnya.
"Minta doanya ya teman-teman untuk @ashofisalsab & @adindarps," ujar Alice dalam unggahan tersebut.
Simpati bagi Seluruh Korban Kecelakaan
Selain fokus pada pemulihan karyawannya, Alice Norin juga menunjukkan empati kepada para penumpang lain yang mengalami nasib lebih tragis dalam kecelakaan maut tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan akibat insiden di Stasiun Bekasi Timur ini.
"Dan turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk para korban lainnya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan," ujarnya sebagai penutup pernyataan terkait peristiwa besar tersebut.
Recommended By Editor
- Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo: Korban jiwa capai 14 Orang, Presiden perintahkan evaluasi
- Kronologi kecelakaan KRL & Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, berawal dari taksi tertabrak
- KAI tegaskan petugas Argi tidak dipecat setelah kasus tumbler
- KAI mediasi Anita pemilik tumbler hilang di KRL dan petugas stasiun, apa hasilnya?
- Imbas kasus viral tumbler hilang di KRL, Anita Dewi dipecat dari perusahaannya bekerja
- Benarkah petugas KRL dipecat cuma gara-gara hilangkan tumbler penumpang? Ini klarifikasi resmi KAI
































