Brilio.net - Jika melihat pengantin yang menggunakan riasan tradisional, semua hasilnya terlihat sempurna dan wajahnya rapi tertutup makeup. Nah, di balik kecantikan tersebut, tentu ada proses yang panjang untuk menghasilkan makeup pengantin tradisional sesuai dengan pakemnya.
Makeup yang tebal dan berlebihan merupakan langkah penting dalam proses merias wajah sang pengantin. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan aspek estetika semata, melainkan mewakili perlambang kemurnian dan kesucian sang pengantin.
Dalam budaya Jawa, pernikahan dianggap sebagai momen suci yang mengawali lembaran baru dalam kehidupan berumah tangga. Dengan foundation yang melimpah, wajah pengantin diharapkan terlihat lebih bersih, jernih, dan suci, seolah menjadi kanvas yang mencerminkan kesucian hati.
Kayak makeup wanita yang akan jadi pengantin Jawa satu ini. Di awal proses makeup, foundation dan bedak yang ditaburkan amat tebal seolah-olah wajahnya diberi tepung.
foto: TikTok/@alantika94
"Wajah di tepungin," tulis sang MUA, dikutip brilio.net Kamis (3/8).
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Potret wanita berwajah baby face di-makeup Barbie versi hijab, warganet: emang boleh secantik ini?
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Wanita ini tunjukkan tampilan makeup-nya dulu vs sekarang, hasilnya kontras banget
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Irit nggak perlu bayar MUA karena pilih rias mertua sendiri, hasilnya dikira kembaran pengantin
- Hati-hati tertipu, potret wanita di-makeup ala princess ini hasilnya mirip manekin hidup
- Pengantin tertidur sepanjang makeup ini menguji skill dan kesabaran MUA, kepala sampai dipegangin


