Brilio.net - Jujur bagi masyarakat Indonesia itu susah. Setidaknya itu yang diungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. Anies mengatakan, ketidakjujuran massal telah menjadi kebiasaan bangsa ini sekarang.
"Contohnya dari kasus online shop Amazon. Jual-beli online pasti menolak kartu kredit orang Indonesia, karena mereka sudah tahu banyak yang tidak jujur," keluh Anies di sela-sela rangkaian puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Jogja, Kamis (19/5).
Problem ketidakjujuran harus segera diatasi. Terlebih, kata Anies, laporan korupsi di dunia pendidikan masih saja ada. Padahal semestinya di zona inilah (pendidikan) bebas korup.
"Oleh karena itu kita harus bisa menjaga kebiasaan. Kebiasaan moral dan kebiasaan kinerja dan integritas. Karena dari kebiasaan itulah timbul karakter," ungkap mantan rektor Universitas Paramadina ini.
Peringatan Hardiknas dilakukan di Pendopo Tamansiswa. Dalam kesempatan itu, Anies juga memberikan secara simbolis penghargaan kepada pemenang essay, karikatur dan desain grafis.
Recommended By Editor
- Heboh parade Bathtub Keluarga Ceria Bersama Medicare di Bandung, ada bagi-bagi bonus 1 kardus!
- Mendikbud: Ki Hajar Dewantara adalah sosok visioner
- Bukan di makam pahlawan, di sini Bapak Pendidikan Nasional dikebumikan
- Pria ini tinggalkan kerja kantoran demi jadi pembersih makam Ki Hadjar
- Ungkap fakta #MSGYangBenar bareng SASA sambil berburu kuliner lezat di alun-alun Surabaya

