Terong cepat keriput? begini cara menyimpannya agar tidak cepat kehilangan kualitas
Diperbarui 21 Sep 2026, 18:19 WIB
Diterbitkan 21 Sep 2026, 10:00 WIB
- Kenapa terong cepat keriput setelah disimpan?
- Cara menyimpan terong agar tidak cepat kehilangan kualitas
- Lebih baik terong disimpan di kulkas atau suhu ruang?
- Kalau terong sudah mulai keriput, masih bisa dimasak?
- Kesalahan menyimpan terong yang bikin kualitas cepat turun
- Bagan alur: terong sebaiknya disimpan bagaimana?
- Cara mengecek terong sebelum dimasak
- Jadi, bagaimana cara paling praktis menyimpan terong?
- FAQ
Brilio.net - Terong sering baru terlihat bermasalah setelah beberapa hari disimpan. Kulit yang awalnya mengilap mulai kusam, permukaannya keriput, lalu bagian dalam terasa lebih lunak saat hendak dimasak. Terong cepat keriput bukan selalu berarti langsung rusak, tetapi bisa menjadi tanda bahwa kualitasnya mulai menurun. Cara menyimpan pun ikut berpengaruh, terutama karena terong sensitif terhadap kehilangan air, tekanan fisik, dan suhu yang terlalu rendah.
Kenapa terong cepat keriput setelah disimpan?
Keriput pada terong berkaitan dengan kehilangan air dari jaringan buah. UC Davis mencatat bahwa tanda kehilangan air pada terong dapat berupa berkurangnya kilap permukaan, kulit keriput, daging yang terasa lebih berongga atau spongy, hingga perubahan pada bagian tangkai.
Karena itu, penyimpanan yang terlalu kering dapat mempercepat penurunan kualitas. Namun, terlalu dingin juga bukan solusi otomatis. Terong termasuk bahan yang sensitif terhadap chilling injury, yaitu kerusakan akibat paparan suhu rendah dalam kondisi dan durasi tertentu.
Cara menyimpan terong agar tidak cepat kehilangan kualitas
Tidak perlu menggunakan bahan tambahan khusus. Yang lebih penting adalah memilih terong yang kondisinya baik, mengurangi kehilangan air, serta menghindari suhu yang terlalu rendah.
1. Pilih terong yang masih segar sejak awal
Sebelum memikirkan tempat penyimpanan, pilih terong yang kondisinya masih bagus.
Ciri yang bisa diperhatikan antara lain:
- kulit terlihat mengilap dan relatif mulus;
- buah terasa padat ketika ditekan ringan;
- tidak banyak memar atau luka;
- tidak ada bagian yang lembek;
- tangkai atau kelopak terlihat masih segar.
Terong yang sudah mengalami kerusakan fisik sejak awal tentu memiliki kualitas penyimpanan yang lebih terbatas. UC Davis juga mencatat bahwa memar dan tekanan merupakan masalah umum pada terong karena buah ini tidak tahan ditumpuk atau ditekan berlebihan.
2. Jangan buru-buru mencucinya jika belum akan dimasak
Kalau terong terlihat bersih dan belum akan langsung diolah, lebih praktis mencucinya ketika hendak digunakan.
Pedoman dari University of Minnesota Extension menyebutkan bahwa menunggu mencuci sampai bahan akan disiapkan dapat membantu mempertahankan kualitas dan umur simpan.
Jika terong sudah dicuci karena memang kotor, keringkan permukaannya terlebih dahulu sebelum disimpan. Tujuannya bukan membuat terong benar-benar kering, tetapi menghindari air bebas yang menempel atau menggenang di wadah.
3. Gunakan kantong yang tidak terlalu rapat
Untuk penyimpanan rumahan, terong dapat ditempatkan dalam kantong plastik yang memiliki ventilasi atau tidak ditutup terlalu kedap.
Prinsipnya adalah menjaga kelembapan tanpa membuat air menggenang. University of Minnesota Extension merekomendasikan terong disimpan di tempat sejuk dalam kantong plastik berlubang; penyimpanan di kulkas juga memungkinkan untuk beberapa hari.
Jadi, jangan membungkus terong basah dalam plastik rapat lalu membiarkannya tanpa diperiksa. Jika muncul banyak titik air atau kondensasi di dalam kantong, keluarkan kelembapan berlebih dan cek kondisi terong.
4. Hindari tempat yang panas dan terkena matahari langsung
Jangan meletakkan terong di dekat kompor, jendela yang terkena matahari langsung, atau area dapur yang panas.
Panas dapat mempercepat penurunan kualitas, sementara kehilangan air juga berhubungan dengan munculnya kulit yang keriput. Prinsip penyimpanan pascapanen memang menempatkan pengelolaan suhu dan kehilangan air sebagai faktor penting dalam mempertahankan kualitas sayuran.
5. Jangan menumpuk terong terlalu banyak
Terong sebaiknya tidak ditindih bahan makanan berat.
Susun secukupnya agar setiap buah tidak mendapatkan tekanan berlebihan. Bagian yang memar atau tertekan dapat lebih cepat mengalami penurunan kualitas. UC Davis mencatat bahwa terong tidak tahan terhadap penumpukan dalam jumlah besar dan cedera akibat tekanan cukup umum terjadi.
6. Perhatikan suhu jika memilih kulkas
Ini bagian yang sering terlewat.
Terong memang bisa disimpan di kulkas dalam jangka pendek, tetapi bukan berarti semakin dingin semakin baik. UC Davis menyebut suhu optimal penyimpanan terong berada sekitar 10–12°C, sedangkan paparan di bawah 10°C dapat menyebabkan chilling injury. Gejalanya antara lain permukaan berbintik atau cekung, perubahan warna, pencokelatan bagian dalam, dan meningkatnya risiko kerusakan.
Masalahnya, suhu kulkas rumah tangga umumnya jauh lebih rendah dari kisaran tersebut. Karena itu, jika terong dimasukkan ke kulkas, hindari meletakkannya di bagian yang paling dingin dan jangan menganggap kulkas sebagai tempat penyimpanan jangka panjang tanpa batas.
University of Minnesota Extension juga menyebut terong dapat disimpan di kulkas selama beberapa hari, tetapi memperingatkan bahwa penyimpanan terlalu lama di bawah sekitar 10°C dapat menyebabkan pitting, perubahan warna, dan pencokelatan daging.
Lebih baik terong disimpan di kulkas atau suhu ruang?
Jawabannya bergantung pada kondisi penyimpanan di rumah dan kapan terong akan dimasak.
Terong memiliki suhu penyimpanan ideal sekitar 10–12°C menurut UC Davis, sehingga suhu kulkas rumah tangga yang sangat dingin bukan kondisi ideal untuk penyimpanan lama. Di sisi lain, dapur yang panas juga dapat mempercepat kehilangan air dan penurunan kualitas.
Untuk penggunaan rumahan, prinsip sederhananya bisa dilihat pada tabel berikut.
| Kondisi | Cara menyimpan | Yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| Akan segera dimasak | Simpan di tempat yang sejuk dan teduh | Jauhkan dari matahari dan sumber panas |
| Perlu disimpan beberapa hari | Kulkas dapat menjadi pilihan | Hindari bagian yang sangat dingin dan cek kondisinya |
| Disimpan dalam kantong | Gunakan kantong berventilasi atau tidak terlalu rapat | Jangan sampai kondensasi dan air menggenang |
| Terong sudah dicuci | Keringkan permukaan sebelum disimpan | Jangan menyimpan dalam kondisi sangat basah |
| Terong sudah dipotong | Simpan secara terpisah dan gunakan lebih cepat | Permukaan yang terbuka membutuhkan penanganan berbeda dari terong utuh |
University of Utah Extension mencantumkan terong pada kelompok sayuran yang dapat disimpan pada kisaran sekitar 7–13°C dengan kelembapan relatif tinggi, sementara kualitasnya menurun cukup cepat setelah sekitar 7–10 hari. Angka ini merupakan panduan penyimpanan, bukan jaminan bahwa semua terong di rumah akan bertahan selama periode tersebut.
Kalau terong sudah mulai keriput, masih bisa dimasak?
Sedikit keriput tidak otomatis berarti terong harus dibuang.
Perubahan tekstur dan hilangnya kilap dapat menjadi tanda kehilangan air. Jadi, kalau terong hanya sedikit keriput tetapi masih memiliki kondisi yang baik secara keseluruhan, cek dulu sebelum memutuskan menggunakannya.
Periksa beberapa bagian berikut:
Kulit: apakah hanya sedikit keriput atau sudah banyak bagian rusak?
Tekstur: apakah masih cukup padat atau sudah sangat lembek?
Aroma: apakah masih normal?
Permukaan: apakah ada lendir atau pertumbuhan jamur?
Bagian dalam: setelah dipotong, apakah terlihat tanda pembusukan yang jelas?
Jika hanya kehilangan sedikit kesegaran tanpa tanda pembusukan, kualitasnya mungkin sudah menurun tetapi tidak sama dengan kondisi yang sudah jelas rusak.
Sebaliknya, jika terdapat jamur, bagian membusuk, lendir, atau bau yang tidak normal, jangan mengandalkan sekadar memotong bagian yang terlihat bermasalah untuk menganggap seluruh bahan tetap baik.
Kesalahan menyimpan terong yang bikin kualitas cepat turun
Beberapa kebiasaan sederhana justru dapat mempercepat masalah.
1. Menaruh terong di tempat panas
Paparan panas dan lingkungan yang kering dapat mempercepat kehilangan air.
Perbaikan: pilih area yang lebih sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung.
2. Memasukkan terong basah ke plastik rapat
Air yang terperangkap dapat membuat lingkungan penyimpanan terlalu lembap.
Perbaikan: keringkan permukaan dan gunakan kemasan yang memungkinkan ventilasi.
3. Menganggap bagian kulkas paling dingin sebagai tempat terbaik
Terong sensitif terhadap suhu rendah dan dapat mengalami chilling injury bila terlalu lama terpapar suhu di bawah kisaran yang sesuai.
Perbaikan: jika perlu didinginkan, hindari area kulkas yang paling dingin dan gunakan untuk penyimpanan jangka pendek.
4. Menumpuk terong sampai tertekan
Tekanan dapat menyebabkan memar dan mempercepat penurunan kualitas.
Perbaikan: beri ruang agar terong tidak tertindih.
5. Membiarkan terong yang sudah rusak bercampur dengan yang masih bagus
Satu buah yang sudah mengalami pembusukan sebaiknya segera dipisahkan.
Perbaikan: periksa kondisi terong secara berkala dan keluarkan buah yang menunjukkan kerusakan jelas.
Bagan alur: terong sebaiknya disimpan bagaimana?
berjamur, atau membusuk?
kondisinya
dimasak?
waktu penggunaan
& teduh
penyimpanan yang sesuai
matahari langsung
hindari area terlalu dingin
Cara mengecek terong sebelum dimasak
Sebelum masuk wajan, lakukan pemeriksaan singkat.
Kulit → tekstur → aroma → bagian dalam
Terong yang mulai keriput belum tentu langsung rusak. Yang lebih penting adalah melihat apakah perubahan tersebut hanya berupa kehilangan kesegaran atau sudah disertai tanda pembusukan.
Sebaliknya, terong yang masih terlihat cukup bagus pun tetap perlu diperiksa jika sudah lama disimpan. Kualitas bahan pangan tidak ditentukan oleh satu ciri saja.
Jadi, bagaimana cara paling praktis menyimpan terong?
Kuncinya bukan mencari satu trik ajaib, melainkan menjaga beberapa hal sekaligus: pilih terong yang masih bagus, jangan biarkan permukaannya terlalu basah, hindari panas, kurangi tekanan fisik, dan jangan menyimpannya terlalu dingin dalam waktu lama.
Untuk penyimpanan rumahan, jangan pula menjadikan angka umur simpan sebagai patokan mutlak. Kondisi awal terong, varietas, suhu, kelembapan, dan cara penanganannya dapat membuat hasil penyimpanan berbeda. UC Davis mencatat kualitas visual dan sensoris terong dapat menurun dengan cepat selama penyimpanan, sehingga kondisi aktual bahan tetap perlu diperiksa sebelum dimasak.
Kalau selama ini terong di rumah cepat keriput, coba ubah cara menyimpannya dengan memperhatikan suhu, kelembapan, dan tekanan fisik pada buah. Simpan tips ini ke grup WhatsApp keluarga atau bagikan ke teman yang sering menyimpan sayuran agar tidak lagi asal memasukkan semua bahan ke kulkas.
FAQ
Apakah terong yang keriput masih bisa dimasak?
Terong yang sedikit keriput tidak otomatis rusak. Periksa juga tekstur, aroma, permukaan, dan kondisi bagian dalamnya. Jika terdapat jamur, lendir, pembusukan, atau bau yang tidak normal, sebaiknya tidak digunakan.
Apakah terong boleh disimpan di kulkas?
Boleh untuk penyimpanan jangka pendek, tetapi terong sensitif terhadap suhu rendah. Penyimpanan terlalu lama pada suhu di bawah sekitar 10°C dapat menyebabkan chilling injury.
Kenapa terong menjadi keriput?
Keriput dapat muncul ketika terong kehilangan air selama penyimpanan. UC Davis mencantumkan kulit keriput dan berkurangnya kilap sebagai salah satu tanda kehilangan air pada terong.
Perlukah mencuci terong sebelum disimpan?
Jika terong tidak kotor, mencucinya saat akan digunakan dapat membantu menjaga kualitas. Jika sudah dicuci, keringkan permukaannya sebelum disimpan dan hindari menyimpannya dalam kondisi sangat basah.
Berapa lama terong bisa disimpan?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua kondisi. Beberapa panduan menyebut kualitas terong menurun cukup cepat setelah sekitar satu minggu, sementara kondisi penyimpanan yang berbeda dapat menghasilkan umur simpan berbeda pula. Karena itu, periksa kondisi terong sebelum digunakan.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- 7 Resep terong ungu berkuah tahu yang enak, segar, dan ekonomis untuk menu harian
- Lodeh terong santan, resep mudah yang bikin suasana makan makin hangat
- 7 Kreasi resep terong balado pedas mantap 2025, mudah dibuat dan penuh cita rasa
- 7 Resep olahan terong 2025 yang bikin nagih, gampang banget dibuat di rumah
- Cukup tambah 1 bahan dapur ini, terong gorengmu garing dan minim minyak
- 11 Resep masakan rumahan sayuran terong bulat sedap, praktis, cocok di makan dengan nasi hangat
- 11 Ide masakan rumahan terong hijau yang lezat, bumbu meresap, dan mudah dibuat
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Cuma punya sisa bahan makanan di kulkas, ini resep Frittata sayur & keju cuma pakai 1 wajan saja
21 / 09 / 2026 19:00 WIB -
8 Resep tumisan dengan bahan seadanya di bawah 10 ribu, cukup 1 wajan bisa langsung siap saji
22 / 09 / 2026 19:00 WIB -
Masak lauk apa hari ini? 11 Resep perkedel ikan yang nikmat, tinggal pilih sesuai selera
22 / 09 / 2026 11:00 WIB -
13 Resep olahan mi instan untuk dijual, enak, unik, dan mudah dibuat
22 / 09 / 2026 12:00 WIB