Brilio.net - Kriti Bharti perempuan dari Jodhpur, Rajasthan, India ini sudah mendeklarasikan ketidakabsahan 29 pernikahan anak-anak di bawah umur dan sudah menghentikan lebih dari 850 pernikahan. Dia juga telah merehabilitasi lebih dari 6.000 anak-anak dan 5.500 perempuan.
Dilansir brilio.net dari yourstory.com, Sabtu (14/5), sejak dijajah Inggris, pernikahan anak adalah tindakan yang ilegal di India. Tetapi lebih dari 40% dari pernikahan anak di dunia masih berlangsung di negara itu. Gadis-gadis muda yang dipaksa menikah menderita kekerasan dalam rumah tangga, kematian saat melahirkan dan kematian bayi mereka, serta berbagai masalah medis dan sosial lainnya.
Mulai tahun 2011 dia memulai gerakan Saarthi Trust, organisasi yang bergerak di bidang perlindungan anak dan perempuan. Sejak saat itu ia mempertaruhkan hidupnya dan melakukan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menyelamatkan gadis-gadis muda yang dipaksa menikah.
Organisasinya tidak hanya membatalkan pernikahan anak di bawah umur, tetapi juga membantu anak-anak membangun kehidupan yang lebih baik untuk dirinya sendiri.
Membatalkan pernikahan anak di bawah umur bukanlah pekerjaan yang mudah. Kriti dan teman-temannya selain harus mendatangi orangtua si gadis juga calon pengantin laki-laki dan keluarganya. Meminta persetujuan pembatalan dari tetua desalah yang dirasakannya paling berat.
Kriti dan teman-temannya juga telah berkali-kali mendapat serangan dan ancaman. Bahkan saat dirinya masih kecil dia pernah diracun agar tidak melanjutkan pendidikannya. Saat ini dia tengah mengambil PhD tentang Keselamatan dan perlindungan anak.
Atas tindakan heroiknya, dia mendapat beasiswa dari Pemerintah Inggris serta Thomson Reuter Corporation. Cerita hidupnya juga dimasukkan ke kurikulum CBSE.
"Ini baru awal," kata Kriti singkat, ketika diwawancarai beberapa waktu lalu.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Luka bakar di seluruh wajah, wanita ini sukses jadi beauty blogger
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Aznan Lelo, dokter dengan tarif berobat 'ikhlas hati'
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Azizul Hakim Mansyur, pemuda Indonesia yang jadi Imam Masjid New York
- Saber Hosseini, sahabat anak-anak Afghanistan yang gemar membaca
- Momen ibu menyusui pertama dan terakhir kalinya ini bikin haru
- Ingin kenal lebih dekat, Tanja Alexia datangi 626 teman Facebooknya
- Bocah tak bertelapak tangan ini juarai lomba menulis indah, hebat!
- Begini keseharian Maudy Ayunda di Inggris, hidupnya tanpa kemewahan


