Brilio.net - Siang itu pukul 10.20 WIB tanggal 20 Desember 2015, kantin gelanggang mahasiswa UGM dibuat heboh. Para pengunjung mahasiswa terheran-heran dengan sesosok orang bercadar yang menggunakan pengeras suara tiba-tiba berkhotbah. Semua bingung karena bukan hari Jumat kok ada khotbah.
Namun yang bikin semakin bingung adalah isi dari khotbah itu, yaitu syair-syair tentang anatomi fisik tubuh seorang wanita. Semakin bingung lagi karena syair yang dibacakan seolah-olah memuja, bukan menghardiknya.
Tidak sampai di situ, kebingungan pun bertambah tatkala lengkingan suaranya tak seindah nada-nada perempuan, tetapi lebih kelaki-lakian. Sontak, banyak pengunjung bertanya-tanya. "Opo kui? Lanang po wedok? (apa itu? laki atau perempuan?)," tutur Nurul Hidayah, salah satu pengunjung kepada brilio.net, Senin (21/12).
Lebih bingung lagi, setelah selesai membacakan sejumlah larik syair yang menggambarkan sebuah cerita, tiba-tiba ia lari meninggalkan kantin. Pengunjung kantin berhasil dibuat bingung empat kali, barangkali sudah teramat pusing kepala mereka.
Usut punya usut, pelakunya adalah Muhammad Anta Kusuma. Mahasiswa UGM ini membacakan sebagian isi dari bukunya berjudul "Sex.Islam.Love". Rupanya, aksi tersebut memerupakan cara Anta untuk memperkenalkan karyanya itu. Ketika ia beraksi, ia seolah-olah tidak sengaja menjatuhkan satu buah buku itu.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Iklan pria berotot bikin cewek 'gerah' & bikin cowok boros belanja
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- 30 Gambar iklan kreatif ini punya pesan moral yang dalam & menyentuh
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- 18 Iklan billboard kreatif dan keren ini belum ada di Indonesia
- Benarkah foto ini tunjukan Setya Novanto dulunya bintang iklan Rinso?
- Inikah billboard paling cerdas di dunia?
- 17 Iklan makanan dan minuman jadul, biar klasik tapi asyik


