Brilio.net - Pernikahan memang sebuah momen sakral dalam hidup. Rangkaian acara yang digelar untuk membuat janji suci itu tentu saja menjadi momen paling membahagiakan hidup bagi setiap manusia.
Namun apa yang dialami oleh kedua mempelai asal Tambak Sumur, Waru, Sidoarjo ini benar-benar membuat semua orang menangis. Bagaimana tidak, beberapa jam setelah melakukan ijab kabul mempelai pria harus rela kehilangan istrinya karena dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.
Sontak kepergian mempelai wanita ini membuat tangis seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara resepsi pernikahan tersebut. Khumaidi Abdilah, yang saat itu sedang bekerja menata sound dalam pernikahan tersebut mengaku heran tidak percaya. Pasalnya mempelai wanita tidak menujukkan gejala apapun dan dalam keadaan sehat saat melakukan ijab kabul di pagi harinya.
BACA JUGA:
Tidak pernah beri kabar sebulan, dibalas undangan menikah
5 Tahun LDR, menabung belasan juta, pacarnya diam-diam sudah menikah
"Pengantin wanita tidak sakit sama sekali. Paginya pengantin melakukan ijab kabul, kemudian pengantin pria pulang ke Lamongan. Saat menunggu pengantin pria tiba, pengantin wanita tiba-tiba meninggal dunia di pelaminan," kata Abdilah kepada Brilio.net, Kamis, (24/12). Menurut Abdilah, peristiwa ini terjadi sekitar setahun lalu.
Padahal saat itu pengantin sudah dirias. Keluarga mengira pengantin tertidur karena kelelahan. Tapi ternyata setelah dipangilkan dokter benar-benar meninggal dunia.
APA YANG TERJADI PADA PENGANTIN PRIA DAN TAMU?
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Sedihnya pria ini, gagal melamar kekasihnya akibat cincin kekecilan
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Foto pernikahan ini sungguh anti mainstream, tercermin lewat mata!
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Tanpa pelaminan, pernikahan sederhana ini bikin netizen terharu
- Kisah nyata bukti ketulusan tak dinilai dengan megahnya pernikahan



