Ternyata keripik sayuran tak sesehat yang kamu kira, ini penjelasannya
Diperbarui 3 Jul 2017, 20:34 WIB
Diterbitkan 4 Jul 2017, 05:05 WIB
Brilio.net - Ubi jalar, bit dan wortel adalah jenis sayuran yang bisa diolah jadi keripik renyah dan lezat. Tapi ternyata camilan ini tidak terlalu menyehatkan, lho.
Sebuah studi baru yang dilakukan ahli gizi Charlotte Sitling-Reed menemukan bahwa pada kenyataannya keripik sayuran bisa lebih tidak menyehatkan dibandingkan keripik biasa. Sebungkus keripik sayuran bisa terdiri dari dua pertiga sayuran, sisanya adalah minyak dan garam.
Dilansir Independent, Senin (3/7), fakta ini membuat kandungan lemak dari tiap bungkus keripik sayuran lebih tinggi dibandingkan camilan lain yang dianggap tidak menyehatkan.
"Keripik tetaplah keripik, meski dibuat dari sayuran, tetap saja mengandung terlalu banyak lemak dan garam," jelas Stirling-Reed.
Duh, makanya jangan terlalu banyak makan keripik lho!
(brl/fen)RECOMMENDED ARTICLES
- 10 Potret mirisnya hidup di kamar seukuran peti mati, bikin terenyuh
- 13 Inovasi keren ini bukti penemunya jenius dan paham masalah
- Nggak disangka, 12 sosok tenar ini pernah jadi cameo
- 4 Fakta unik polwan Korut, di antaranya harus pensiun di umur 26
- 3 Sayembara tangkap maling berhadiah uang, bikin lingkungan jadi aman
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
8 Resep telur kukus yang hemat tapi nutrisi tetap lengkap, Rp 10 ribu bisa dapat 2 kali makan
29 / 09 / 2026 19:00 WIB -
8 Resep ayam kuah gurih tanpa santan rumahan, lebih sehat dan hemat di dompet plus rasa boleh diadu
01 / 10 / 2026 09:00 WIB -
8 Resep olahan tahu khas kuliner luar negeri dari bahan dari pasar, ini triknya agar rasa otentik
01 / 10 / 2026 10:00 WIB -
Mau yang seger tapi takut kebanyakan gula? Yuk coba resep es teh krampul legitnya medok & less sugar
28 / 09 / 2026 10:00 WIB