Cara membuat cairan pengusir cicak dari sabun cuci piring dan cuka
Diperbarui 5 Apr 2026, 22:29 WIB
Diterbitkan 6 Apr 2026, 10:00 WIB

Brilio.net - Cicak memang tidak menggigit dan tidak berbahaya secara langsung. Tapi tetap saja, kehadirannya di rumah sering bikin tidak nyaman — terutama karena kotorannya yang jatuh sembarangan di lantai, dinding, bahkan di atas perabot.
Masalahnya, tidak semua orang berani menangkap cicak dengan tangan kosong. Perangkap dari botol bekas memang bisa jadi solusi, tapi butuh waktu dan tidak selalu efektif kalau populasi cicaknya sudah banyak.
Salah satu pendekatan yang lebih praktis adalah membuat cairan pengusir cicak sendiri dari bahan-bahan yang sudah ada di dapur. Banyak yang sudah tahu soal lada bubuk sebagai bahan utamanya. Tapi bagaimana kalau stok lada sedang habis?
Kenapa Cicak Mudah Masuk dan Betah di Rumah?
Sebelum mengusirnya, penting untuk tahu dulu apa yang membuat cicak betah. Cicak masuk ke dalam rumah karena tertarik pada dua hal utama: cahaya dan serangga kecil. Lampu yang menyala di malam hari menarik nyamuk dan serangga kecil lainnya — dan cicak mengikuti sumber makanannya ke sana.
Selain itu, celah di dinding, ventilasi yang tidak berjaringan, dan sudut-sudut lembap menjadi jalur masuk sekaligus tempat bersembunyi yang nyaman bagi cicak. Inilah kenapa cicak sering muncul di area sekitar lampu, di balik lemari, atau di pojok dapur dan kamar mandi.
Mengetahui ini penting karena cairan pengusir cicak paling efektif kalau disemprotkan tepat di titik-titik tersebut — bukan sembarang tempat.
Mengapa Cuka dan Sabun Cuci Piring Bisa Mengusir Cicak?
Trik ini dibagikan oleh pengguna TikTok @ahs_tech dan mendapat respons positif dari banyak warganet yang mencobanya. Bahan utamanya hanya dua: sabun cuci piring dan cuka — keduanya hampir pasti sudah ada di dapur rumah tangga manapun.
Alasan di balik efektivitasnya cukup masuk akal: cuka mengandung asam asetat yang menghasilkan aroma tajam dan menyengat. Cicak sangat sensitif terhadap bau karena mengandalkan indera penciumannya untuk mengenali lingkungan sekitar. Aroma asam yang kuat dari cuka mengganggu kenyamanan cicak dan membuatnya menghindari area tersebut.
Sabun cuci piring menambah lapisan ketidaknyamanan lain — aromanya yang pekat dan tekstur licin yang ditinggalkan di permukaan membuat cicak makin enggan untuk kembali ke area yang sudah disemprot.
Cara Membuat Cairan Pengusir Cicak dari Sabun dan Cuka
Bahan yang dibutuhkan:
- 3 sdm sabun cuci piring
- 3 sdm cuka (cuka dapur biasa)
- 250 ml air bersih
- 1 botol spray bekas (bersih)
Langkah 1 — Siapkan botol spray

foto: TikTok/@ahs_tech
Gunakan botol spray bekas yang sudah dicuci bersih. Ukuran sedang sudah cukup. Botol spray membuat proses penyemprotan jauh lebih mudah dan merata dibanding dituang langsung.
Langkah 2 — Campurkan semua bahan
Masukkan 3 sdm sabun cuci piring, 3 sdm cuka, dan 250 ml air ke dalam botol spray. Tidak perlu khawatir soal urutan — masukkan saja sesuai yang paling mudah.
Langkah 3 — Kocok hingga tercampur rata

foto: TikTok/@ahs_tech
Tutup botol spray rapat-rapat, lalu kocok beberapa saat sampai semua bahan menyatu. Cairan siap digunakan.
Di Mana Harus Menyemprotkannya?
Ini bagian yang sering terlewat. Menyemprot asal-asalan hasilnya tidak akan maksimal. Beberapa titik strategis yang perlu diperhatikan:
- Sekitar lampu — area paling sering dikunjungi cicak karena serangga berkumpul di sini
- Sudut dinding atas — tempat cicak sering bersembunyi dan bertelur
- Di balik lemari dapur dan kulkas — area lembap yang disukai cicak
- Celah ventilasi dan jendela — jalur masuk utama
- Area kamar mandi — terutama sudut yang jarang terkena cahaya
Semprotkan langsung ke arah cicak jika melihatnya secara langsung. Karena tidak menyukai aroma racikan ini, cicak akan segera pergi.
Berapa Lama Efeknya Bertahan?
Aroma cuka cukup cepat menguap, terutama di area yang memiliki sirkulasi udara baik. Untuk hasil optimal, semprotkan ulang setiap 2–3 hari sekali di awal, terutama jika cicak di rumah cukup banyak. Setelah cicak mulai berkurang, cukup semprotkan seminggu sekali sebagai pencegahan.
Kalau menyemprotkan di luar ruangan atau area yang sering terkena angin, frekuensinya perlu lebih sering karena aroma cepat hilang.
Catatan Keamanan
Campuran sabun cuci piring dan cuka dengan dosis seperti di atas tergolong aman untuk manusia dewasa. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Hindari menyemprot langsung ke area yang bisa dijangkau anak kecil, karena bisa terkena mata atau mulut
- Jika ada hewan peliharaan seperti kucing atau anjing, jauhkan mereka dari area yang baru disemprot sampai cairan mengering
- Jangan semprotkan ke makanan, peralatan makan, atau permukaan yang akan langsung bersentuhan dengan makanan
FAQ
1. Apakah cairan ini juga bisa mengusir hewan lain seperti tikus atau kecoa?
Efeknya tidak sekuat untuk cicak karena tikus dan kecoa memiliki toleransi aroma yang berbeda. Untuk tikus, peppermint oil lebih direkomendasikan. Untuk kecoa, campuran baking soda dan gula lebih efektif sebagai perangkap.
2. Jenis cuka apa yang paling efektif — cuka putih biasa atau cuka apel?
Keduanya bisa digunakan, tapi cuka putih biasa (cuka dapur) lebih direkomendasikan karena kadar asamnya lebih tinggi dan aromanya lebih tajam. Cuka apel juga efektif, hanya saja aromanya sedikit lebih lemah.
3. Apakah racikan ini bisa disimpan untuk dipakai nanti?
Bisa. Simpan botol spray di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Gunakan dalam waktu 1–2 minggu untuk hasil terbaik, karena aroma cuka bisa berkurang seiring waktu meski dalam botol tertutup.
4. Apakah menyemprot langsung ke cicak akan membahayakan atau membunuhnya?
Tidak membunuh, hanya membuat cicak tidak nyaman dan pergi menjauh. Cairan ini bersifat pengusir, bukan pembasmi. Jika ingin yang lebih permanen, perlu dikombinasikan dengan menutup celah masuk cicak di rumah.
5. Bagaimana kalau cicak sudah terlanjur banyak di rumah — apakah cara ini tetap efektif?
Efektif sebagai langkah pengurangan, tapi mungkin butuh waktu lebih lama dan frekuensi penyemprotan lebih sering. Untuk infestasi yang sudah parah, kombinasikan dengan membersihkan sumber makanan cicak (serangga kecil), mematikan lampu yang tidak perlu di malam hari, dan memasang perangkap di titik-titik strategis.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Tanpa produk mahal, bau kecoa di baju hilang hanya dengan bahan dapur
- Karpet kena sirup atau remah kue? Ini cara bersihkannya tanpa panik
- Ban motor kusam kembali hitam pekat tanpa cuci, cukup gunakan racikan bahan dapur ini
- Tak perlu beli baru, begini solusi atasi setrika gosong hanya dengan modal dapur
- Jangan disemprot kimia! Trik alami campuran jeruk nipis ini ampuh bikin kecoa kabur
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep sayur asem segar, kuah gurih asamnya bikin nagih buat makan siang
05 / 04 / 2026 12:00 WIB
Cara bikin sambal terasi mentah yang tidak cepat basi dan tips penyimpanan yang benar
06 / 04 / 2026 15:00 WIB
Resep mie gacoan ala rumahan yang pedas gurih dan praktis, dijamin bikin ketagihan
06 / 04 / 2026 12:00 WIB
Cara bikin dendeng hati ayam wortel, menu lauk praktis dan anti amis yang disukai anak
05 / 04 / 2026 09:00 WIB
















