Sementara Kanit Regident Sat Lantas Polres Bogor, Iptu Danny Sutarman yang ikut memberhentikan ambulans tersebut menjelaskan beberapa aturan yang dilanggar pengemudi ambulans, pertama, melawan arus. Kemudian, kendaraan tidak dilengkapi dengan surat-surat.
"Pertama melawan arus, tidak dilengkapi surat-surat, ketiga tidak ada pengesahan, karena pajak mati tahun 2014, juga menggunakan rotator berwarna merah dan biru, karena sesuai Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 bahwa ambulans seharusnya rotator berwarna merah," kata Danny.
foto: YouTube/Liputan6
Terdapat tiga wanita dewasa, dua anak kecil, laki-laki dewasa dua orang, dan remaja laki-laki dua orang di dalam ambulans itu. Selain itu, di dalamnya terdapat beberapa perlengkapan, seperti bantal, karpet, dan pengeras suara.
Danny juga menyebut tak ada perlengkapan medis seperti pada umumnya di dalam ambulans tersebut.
"Perlengkapan ambulans seperti oksigen tidak ada. Bahkan tandu pun tidak ada. Jadi kami tilang, dengan barang bukti kendaraan. Kami tilang, lalu kami minta bayar pajak, bawa BPKB, baru bisa diambil kendaraannya," ujar Danny.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Berkemampuan tak biasa, guru ini lukis 8 gambar sekaligus pakai kaki
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- 15 Tahun tinggal di gubug, ini 11 transformasi rumah Mbah Bustomi
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Heboh dikira Pak Tarno, intip gaya Anderson Paak hadiri Met Gala 2022
- Viral wanita pakai baju Lebaran ala mermaid, penampilannya disorot
- 11 Potret rumah Delfi, TKW yang viral dinikahi pengusaha Arab


